Southbox, Tempat Nongkrong yang Enak dan Penuh Eksperimental

Sekali-kali pergilah ke Kota Metropolitan. Hingga saat ini, di sana tengah terjadi adu eksperimental di ranah tempat nongkrong yang enak. Semakin sulitnya persaingan, tidak heran kalau jalan inilah yang wajib di tempuh. Di tengah kepungan gairah esperimental, Southbox tampil cukup menonjol daripada yang lainnya.

Southbox

Keunikan dari Southbox terletak pada penataan lokasinya yang berbentuk kotak. Titik pelayanan utamanya berada di tengah-tengah atau tempat terbuka. Sementara yang mengelilingi merupakan kedai atau toko atau resto tingkat dua yang mengesankan. Berdasarkan bahan bangunannya, Southbox terbuat dari bekas kontainer yang dimodifikasi.

Konsep Southbox mengadopsi industrial style dan informal alias suka-suka. Kalau kamu datang ke sana tidak perlu dandan dengan gaya penuh formalitas. Tidak perlu. Di antara kedai-kedai di sana, Bakmi RN menjadi primadona dan selalu ramai dikunjungi. Tidak heran, soalnya nama di balik RN adalah Raffy Ahmad dan Nagita Slavina.

Southbox sangat cocok jadi tempat nongkrong yang paling enak ketika weekend tiba. Berpusat di Jl. Prapanca No. 18, Dharmawangsa, Jaksel, ternyata memancing perhatian dari berbagai pengunjung dari luar Jakarta. Momen paling yahud itu kalau kamu berkunjung malam-malam ke sana. Terlebih buat kamu yang tidak suka makan di bawah terik matahari.

Saat malam tiba, suasana yang dibangun di Southbox lebih hidup dengan hadirnya live music. Makanan yang disajikan tentu amat bervariasi, sebab arena tersebut bukan milik perseorangan yang cenderung memonopoli market, melainkan banyak pelaku usaha dagang di sana. Jadi tidak perlu khawatir kehabisan stok makanan lezat kalau sudah masuk ke sana.

Selain Bakmi RN, apa saja pelapak yang difavoritkan para pengunjung Southbox? Pertama, bernama Tropicale. Lapak ini berada di pojokan lantai 1. Tinggal di pojokan bukan berarti sepi pengunjung, ya. Dengan desain interior yang eye-catchy, para pelanggan mengaku betah lama-lama di sana. Menu yang recommended meliputi White Monkey (peach & coconut).

Kedua, bernama Havelaar Coffee. Penggemar kopi pasti ketagihan kalau sudah menjajal pelayanan di lapak ini. Kopi yang ditawarkan sangat beragam. Ada Espresso, Piccolo, Americano, Caffe Latte, dan banyak lagi lainnya. Buat yang tidak hobi ngopi juga ada menu lain bernama Green Latte dan Chocolate yang punya tampilan khas ketika dihidangkan.

Lapak nomor tiga ini juga tidak boleh dilewatkan. Namanya Sop Duren Addict. Mayoritas durian yang diolah berasal dari Borneo atau Pulau Kalimantan. Varian yang ditawarkan juga beragam. Ada formula khusus pula yang membentuk menu baru seperti Vanilla Soup Durian Latte, Sop Duren Kacang Hijau, dan lain-lainnya.

Tiga lapak yang tadi disebutkan rasanya sudah cukup kalau ingin menikmati kualitas nongkrong di Southbox. Jam buka Southbox tidak 24 jam, melainkan mulai dari pukul 15.00 hingga 00.00. Southbox terbilang tempat nongkrong yang masih berumur belia. Dengan penataan membentuk letter U, nyatanya mampu menarik pelanggan lebih dari yang diduga.

Barangkali arena tengah kotak baru sepi kalau hujan mengguyur. Pada momen semacam ini, para pengunjung akan buru-buru menepi ke lapak di lantai 1 dan lantai 2. Tidak ada istilah kelaparan kalau berkunjung ke Southbox karena lapak tersedia sepanjang arena. Umumnya, para pengunjung berasal dari kalangan anak muda yang punya gairah hidup tinggi.

Southbox diprediksi akan tetap ramai setelah melihat pertambahan pengunjung dari hari ke hari. Apalagi kalau bangunan tempat nongkrong yang enak dan penuh eksperimental ini diperluas. Tentu saja sisi keterbukaan di tengah kotak jangan sampai hilang. Perluasan itu dibikin biar para pengunjung yang ditampung bisa lebih meriah lagi.

0 Response to "Southbox, Tempat Nongkrong yang Enak dan Penuh Eksperimental"

Posting Komentar